Monday, February 9, 2015

Blue Treasure Pacitan

Masih ingat Presiden Republik Indonesia yang baru saja digantikan oleh Jokowi ? Susilo Bambang Yudoyono dimana jika ingat beliau, ingat akan kota kelahiran beliau yaitu di Pacitan, Jawa Timur.
Pacitan adalah salah satu kota di Jawa Timur yang berada pada perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di pacitan sendiri terdapat banyak pantai – pantai yang tersembunyi dan tidak semua orang mengetahuinya. Selain pantai – pantainya yang indah, pacitan juga terkenal dengan goa - goa yang mempunyai batu stalacnites dan stalagmites yang indah yaitu di Goa Gong dan Goa Tabuhan.
                  Hal itu membuat saya penasaran dengan pantai – pantai yang ada di Pacitan dan menggoda saya untuk melakukan blue treasure di Kota Pacitan.
Perjalanan saya dimulai dari Kota Surabaya. Butuh waktu 4 – 5 jam untuk sampai di kota Pacitan dengan mengendarai mobil. Ini adalah kali pertama saya mengunjungi Pacitan. Jalan menuju Pacitan dari Surabaya bukan merupakan medan yang mudah. Dari Surabaya menuju Mojokerto, Jombang, Kertosono, Nganjuk, Caruban, Madiun, Ponorogo, dan sampailah di Pacitan.
 Arah menuju ke Pacitan melewati seperti daerah perbukitan. Di sebelah kiri dan kanan terdapat tebing – tebing batu kapur dan terdapat juga aliran sungai yang pada saat itu sedang kering. Sampai di Kota Pacitan diperlukan 1,5 – 2 jam untuk menuju ke pesisir pantai di kota pacitan. Blue treasure pertama ditujukan pada Pantai Srau.
Dalam perjalanan kesana saya melewati Rumah dari Mantan Presiden RI Susilo Bambnag Yudoyono. Akses jalan menuju pantai tidaklah semulus jalan tol. Jalan menuju kesana melewati jalan yang tidak terlalu luas juga karena melewati rumah penduduk local.


Sampailah di Pantai Srau. Blue treasure pertama yang saya tuju. Tidak ada keramaian, hanya ada saya, angin pantai dan desiran ombak yang sangat indah.

Cuaca yang mendukung dan pasir putih yang bersih membuat saya semakin betah di pantai Srau.  Di sekitar pantai ini belum ada penginapan dan tempat makan. Jadi pantai ini masih benar benar bersih dan sepi.    
                  Karena dikejar waktu, saya pun langsung mencari blue treasure kedua yaitu pantai Watu Karung. Tak jauh dari pantai Srau, sekitar 30 menit dari pantai Srau menuju pantai Watu Karung.

                  Sesampai di pantai Watu Karung, suasana disana sama dengan di Pantai Srau, bedanya disana sudah ada penginapan dan tempat makan.

Terdapat satu tempat penginapan disana yang letaknya tepat di depan pantai dengan range harga paling murah Rp 800.000/ kamar dengan 2 tempat tidur. Selain itu juga terdapat fasilitas kolam renang yang langsung menghadap ke pantai. Penduduk local juga menawarkan tempat penginapan yaitu rumah penduduk local yang dekat dengan pantai dengan harga Rp 1.000.000 untuk 6 orang. Untuk tempat makan pada saat itu tidak ada yang berjualan. Disana saya bertemu beberapa orang mancanegra yang menikmati surfing di pantai Watu Karung.

                  Masih banyak sekali pantai di pesisir selatan pacitan yang belum saya explore. One day, pasti saya akan kembali ke Pacitan.                









No comments:

Post a Comment