HERI LENTHO. Beliau adalah penggagas Cak Durasim Festival, Surabaya
Full Music dan Festival Budaya Jawa Timur. Kali ini saya berkesempatan untuk
mendengarkan Bapak Heri Lentho membawakan materi Panji dalam seni pertunjukan.
Beliau menceritakan mengenai cerita jawa kuno diantaranya Sri
Tanjung, Sang Setyawan, Anglingdharma, Calon Arang, dan Cerita Panji.
Beliau menceritakan apa itu budaya Panji. Dari cerita beliau, budaya
Panji merupakan kisah romantis yang berlatar belakang sejarah. Kisah gubahan
yang bernuansa Asia Tenggara yang mempunyai nilai kepahlawan dan symbol
persatuan. Menurut beliau cerita Panji menjadi panutan yang mengartikan, cinta
dan damai. Yang hal itu terdapat di dalam cerita – cerita seperti Candra
Kirana, Ande – Ande Lumut, Enthit, Ketek Ogleng, Panji Laras, Bawang Merah
Bawang Putih, Joko Kendhil, Keong Emas, Timun Emas, dan Panji Sumirang yang
pada bagian akhir cerita selalu berakhir bahagia.
Terdapat berbagi macam jenis seni pertunjukan yang dapat di
pertujukan untuk budaya panji. Dongeng (kentrung) merupakan seni pertunjukan
yang dimainkan seperti drama yang diperankan oleh orang – orang yang
menceritakan mengenai budaya panji. Wayang beber merupakan seni pertunjukan
yang istilahnya di “beber”. Terdapat juga wayang gedhog, wayang krucil, wayang
topeng, ketoprak, kesenian jaranan, reog ponorogo, kethek ogling, gambuh,
legong, gebyar, sendratari, ludruk, teater modern, dan opera music.
Cerita panji ini juga melalui proses penyebaran yaitu di Jawa, Bali,
Kalimantan, Sumatera, Thailand, Kamboja, Myanmar, dan Malaysia. Terdapat juga
tokoh – tokoh pada cerita panji yaitu Panji Inukertopati atau yang dikenal
dengan Asmara Bangun. Selain itu dikenal juga di Thailand dengan nama Inao.
Sekartaji atau yang dikenal juga dengan nama Candra Kirana atau Pasupa.
Terdapat juga tokoh – tokoh pembantu yaitu Klana Sewadana, Panji Gunung Sar,
Panji Reni, Ragil Kuning, Jodeh Sonto, Sabdo Palon, Penthul Tembem.
Menurut beliau, Cerita panji ini sering disebut warisan budaya yang
ditekankan pada tuntutan terhadap sikap dan perilaku. Hal itu dikembangkan
melalui aktivitas seni traadisi yang berbasis cerita panji yang dapat
dituangkan dalam bentuk tari, music, dan lain lain. Selain itu juga dapat
dikolaborasikan dengan tradisi yang berunsurkan modern.
Selain itu cerita panji ini juga dapat dituangkan dalam bentuk
bisnis. Contohnya seperti upacara perkawinan, kuliner, jamu herbal / kosmetik,
kerjainan, buku dan juga tontonan / film. Hal itu merupakan salah satu cara
untuk menyampaikan cerita panji kepada masyarakat di jaman globalisasi ini
dimana pak Heri Lentho telah melakukannya melalui event – event yang ia buat.
No comments:
Post a Comment